Sabtu, 22 Oktober 2016

Multi Effect Distillation (MED)

Proses pembuatan air tawar di dunia industri ada beberapa cara, yaitu: Reverse Osmosi Plant (dengan cara filtrasi membran), Ion Exchanger (diambil dari sumber air) dan Desalination (perbedaan titik didih).
Di sini saya ingin sedikit menjelaskan tentang desalination di PLTU pada umumnya.

MED singkatan dari Multy Effect Desalination Plant adalah suatu peralatan penunjang yang berfungsi untuk memproduksi air baku dengan cara merubah air laut menjadi air tawar melelui proses penguapan (evaporasi) dan pengembunan (condensasi) yang digunakan sebagai air penambah PLTU.

Kontinuitas dan kualitas air baku yang diproduksi MED sangat mempengaruhi proses operasi di PLTU. Oleh karena itu parameter yang harus dijaga diantaranya:

1. Conductivity  (<20us/cm ) disebut juga daya hantar listrik. Kemampuan suatu larutan untuk menghantarkan listrik yang disebabkan karena adanya kandungan garam di air laut yang bisa menyebabkan terjadinya penggaraman ataupun korosi.

2. PH (7.5-9.0) pH yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah akan menyebabkan terjadinya kerak. Pada pH tinggi juga dapat menyebabkan busa

3. CL (<1000 ppb) Cl- sebagai unsur dari air laut (NaCl) yang mengakibatkan terbentuknya endapan dan menyebabkan potensi korosi.

Cara Kerjanya:

Filling water:
Air laut dipompa ke Setling basin (untuk proses penyaringan biota laut) dan over flow menuju ke sea Water reservoir (untuk ditampung). Setelah itu air kembali di pompa keMED menuju Condenser, dari sini di lanjutkan Spray air laut ke permukaan tube Efect 1-7.
Steam:
Steam untuk MED di ambil dari Aux. steam header (>300oC) yang di alirkan ke dalam tube Efect 1. Karena adanya spray maka air laut di luar tube akan menguap (Evaporasi) dan uap tersebut di alirkan ke Effect 2 dan seterusnya. Krn adanya perbedaan temperatur, steam yang ada di dalam tube akan terkondensasi. Dari hasil kondensasi itulah air Raw Water bisa di hasilkan.

1 komentar: